Begini Cara Budidaya Jalak Suren Sukses

Jalurbudidaya.com – Saat ini, tidaklah mudah menemukan jalak suren di alam bebas karena jenisnya yang mulai langka. Untuk mengatasinya, tak jarang orang memilih untuk melakukan ternak jalak suren. Apabila Anda tertarik, berikut ini ada beberapa teknik dalam melakukan budidaya jalak suren.

Dalam memilih calon indukan jalak Suren, usia yang paling produktif adalah saat burung berusia 1 sampai 2 tahun. Pastikan untuk memilih calon indukan yang sehat, jinak, dan tidak terkena penyakit agar proses reproduksi berjalan dengan lancar.

jalak budidaya jalak suren

Begini Cara Budidaya Jalak Suren Sukses

Anda harus benar-benar berkomitmen jika ingin melakukan penangkaran terhadap jalak suren dan memelihara burung ini, baik jenis jalak suren Jawa ataupun jalak suren Malaysia. Berikut adalah cara budidaya burung jenis ini. Pertama yang harus anda perhatikan baik-baik adalah kondisi kandang. Siapkan sebuah kandang penangkaran yang terbuat dari besi atau kayu. Untuk ukuran, anda bisa menyesuaikan dengan luas area yang anda miliki. Sebagai sebuah tambahan kecil, lebih besar akan lebih baik. Burung akan memiliki banyak tempat untuk bergerak sehingga dapat tumbuh dengan sehat.

Jika anda tidak memiliki luas area yang cukup, buatlah kandang dengan panjang minimal 100 cm dan lebar sekitar 90 cm. Beri tinggi kandang sekitar 180 cm. Pada setiap dinding kandang, sediakan kawat ram. Sebagai tutup, anda bisa gunakan eternit atau mungkin asbes. Dan beri ruang kecil pada bagian atap sehingga sinar matahari masih dapat masuk ke dalam kandang, yang mana merupakan hal yang sangat penting bagi pertumbuhan burung sendiri.

Kemungkinan besar anda akan memiliki jumlah unit kandang yang cukup banyak. Untuk mengatasi hal ini, aturlah posisi setiap kandang secara berjajar. Beri pembatas atau sekat yang terbuat dari batu bata untuk menghindari setres. Pada bagian bawah kandang, sediakan tempat air sebagai tempat mandi dan minum. Untuk ukuran kolam, sesuaikan dengan besar kandang yang dimiliki. Pastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan burung itu sendiri.

Penambahan tanaman perdu di dalam kandang penting untuk dilakukan. Ini agar burung jalak memiliki tempat untuk bertengger. Buatlah kotak sarang dengan ukuran minimal 30x30x40 cm. Beri lubang pada bagian depan sebagai pintu. Sarang kemudian dimasukkan ke dalam kotak sarang, dan pastikan sarang yang anda buat ini dalam bentuk yang besar. Taruh kotak sarang ini di bagian atas kandang atau di atas pohon perdu yang disediakan.

Cara Menjodohkan Indukan Jalak Suren

Beralih ke masalah indukan, akan lebih baik apabila anda mencari indukan-indukan hasil penangkaran. Ini diharapkan dengan memilih hasil indukan penangkaran, jumlah perburuan liar jalak suren akan menurun. Selain penting untuk masalah kelestarian satwa ini di luar, memilih indukan hasil penangkaran penting untuk masalah adaptasi. Sehingga mudah dalam hal perawatan pada nantinya. Pilihlah indukan yang memiliki badan yang besar dan sehat. Pilih yang memiliki susunan bulu yang rapi, paruh yang kokoh dan tebal, dan bulu berwarna hitam mengkilat dan putih bersih. Ini adalah tanda bahwa burung jalak suren tersebut sehat.

Apabila Anda ingin menjodohkan indukan jalak suren, sebaiknya masukkan dulu ke dalam kandang penangkaran. Ini adalah tahap awal perkenalan antara kedua burung dan mencegah perkelahian saat ditempatkan di dalam kandang penangkaran. Namun, lakukan perkenalan antara kedua indukan pada sangkar yang berbeda tapi diletakkan berdekatan. Berikut ini ada beberapa langkah untuk menjodohkan jalak suren:

  • Tempatkan calon indukan ke dalam sangkar yang terpisah dan letakkan sekat di antaranya.
    Atur posisi wadah pakan dalam sangkar dengan jarak yang berdekatan. tempat bertengger burung searah garis lurus dan berdekatan.
  • Tunggulah dalam beberapa hari ke depan. Apabila ada suara kicauan saling bersahutan dan tidur mulai berdekatan, tanda berjodoh pun mulai terlihat. Setelah itu, buka sekat antarsangkar. Harap diingat bahwa burung yang sudah akur dan tidak menyerang satu sama lain belum tentu akur saat ditempatkan dalam satu kandang.
  • Apabila ada salah satu burung yang menyerang, semprotkan air pada burung tersebut. Namun, jika cara ini masih tidak berhasil, Anda perlu meletakkan sekat pembatas kembali. Ulangi langkah di atas setiap 3 hari sekali sampai burung tidak saling menyerang.
  • Bila Anda merasa jalak suren sudah berjodoh, selanjutnya tempatkan betina ke dalam kandang penangkaran dan tunggu sampai burung terlihat tenang.
  • Dekatkan sangkar burung jantan ke sangkar penangkaran yang sudah ditempati betina. Apabila kedua burung saling bersahutan dan betina tidur bertengger pada sangkar jantan, dipastikan keduanya telah berjodoh.
    Masukkan sang jantan ke dalam sangkar penangkaran dengan perlahan. Sore hari adalah waktu yang tepat untuk memasukkan burung jantan ke dalam kandang penangkaran. Waktu tersebut biasa digunakan burung untuk beristirahat sehingga keduanya saling tenang dan tidak menyerang satu sama lain.
  • Perhatikan kedua burung saat tidur. Apabila mereka berdekatan, kemungkinan besar sudah berjodoh. Lakukan hal yang sama pada keesokan harinya. Namun, bila masih terjadi perkelahian, sebaiknya keluarkan kedua burung dari sangkar penangkaran dan ulangi proses perjodohan dari awal.

Dalam penangkaran, pengaturan pakan sangat penting. Penuhi gizi burung tersebut dan pastikan kebutuhan nutrisinya terjamin. Jika diperlukan, penambahan beberapa makanan ekstra seperti jangkrik, ulat dan berbagai macam serangga lainnya juga penting. Anda juga bisa menambahkan produk penambahan tingkat kesuburan untuk menghindari adanya kemungkinan telur yang dihasilkan adalah telur infertil.

Pakan Untuk Indukan Jalak Suren.  Pakan untuk indukan adalah hal penting yang harus diperhatikan bila Anda ingin melakukan ternak jalak suren. Cukupilah segala kebutuhan pakan indukan, baik pakan utama ataupun pakan tambahan. Pilihlah pur berkualitas sebagai pakan utama dan pakan ekstra berupa ulat Hong Kong, jangkrik, atau pisang kepok. Apabila proses perkawinan berhasil, indukan jalak suren akan bertelur dalam kurun waktu seminggu

Tags:
author

Author: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.