Budidaya Tanaman Buah Naga Dengan Media Pot

Jalurbudidaya.com -Tanaman buah naga juga dapat di tanam dengan media pot yang biasa disebut tabulampot buah naga baru – baru ini sedang populer di kalangan para pembudidaya. Teknik baru ini sedang gencar di promosikan di media sosial. Selain bentuknya yang unik buahnya yang lebat cara perawatannya pun mudah.

Buah naga merupakan salah satu tanaman yang penanamannya tergolong mudah. Tidak memerlukan teknik yang khusus untuk dapat menanam buah naga ini. Biasanya buah naga yang ditanam adalah buah naga berwarna merah dengan memiliki daging berwarna putih dengan biji halus bewarna hitam. Buah ini sudah cukup populer karena sudah dapat ditemukan di berbagai tempat.

gambar Tabulampot Buah naga

Tabulampot Buah Naga

Meskipun tahan dengan curah hujan tinggi, tetapi ada batasan tertentu yakni tidak melebihi 600– 1.300 mm per tahun. Curah hujan yang berlebihan dapat mengakibatkan kerusakan tanaman yakni pembusukan akar. Untungnya, jika dibuat Tabulampot buah naga, maka tidak perlu khawatir tentang curah hujan yang tinggi karena dapat dipindah dan terlindungi.

Buah naga membutuhkan penyinaran sepanjang hari dalam pertumbuhannya, sehingga sangat baik ditempatkan di luar ruangan tanpa ada halangan masuknya sinar matahari. Karena lebih suka cuaca panas, maka sangat baik jika ditanam di dataran rendah antara 0–350 meter diatas permukaan laut. Suhu udara ideal berkisar antara 26–36º, dengan tingkat kelembaban 70% hingga 90%.

Agar budidaya Tabulampot buah naga berhasil dengan sempurna, diperlukan media tanam yang baik agar pertumbuhan tanaman optimal dan menghasilkan buah berkualitas. Media tanam yang digunakan untuk menanam buah naga antara lain.

Gambar Tabulampot Buah naga

Tanah berpasir dengan tingkat keasaman 6,5-7 pH. Gunakan dolomit untuk menurunkan keasaman tanah. Kompos atau pupuk kandang yang sudah matang. Banyak tersedia di toko pertanian. Arang Sekam dan atau bubuk batu bata merah yang dicampur dengan 100 gr dolomit (kapur pertanian) untuk menurunkan tingkat keasaman tanah. T

anah berpasir (tanah dicampur pasir) dimaksudkan agar drainase atau pengairan sempurna. Cara pengolahan media tanam buah naga yakni dengan mencapur bahan-bahan tersebut dengan perbandingan 1:2:1, karena pada awal pertumbuhan, tanaman membutuhkan banyak nutrisi, sehingga kandungan kompos lebih banyak.

yang harus Anda sediakan adalah Pot yang berdiameter 40-60 cm, yang terbuat dari tanah liat yang memiliki sistem drainase yang baik agar terhindar dari pembusukan akar, dan juga bilah kayu (ajir) atau bambu sebagai penopang buah nantinya. Buatlah ajir dengan tinggi 150 cm dan lebar 6 cm dari bilah kayu atau bambu yang kuat, agar dapat menopang buah,

Proses penanaman Tabulampot buah naga sebagai berikut:

  • Masukkan media tanam yang sudah disiapkan ke dalam pot, isi hingga 80% dari volume pot.
  • Buatlah 3 lubang tanam berdiameter 6 cm dengan kedalaman 10 cm.
  • Tanam bibit yang sudah Anda beli dari kami
  • Tancapkan ajir yang sudah dipersiapkan pada lubang dan ikatkan bibit buah naga pada ajir menggunakan tali.
  • Padatkan tanah disekitar pangkal batang.
  • Siram lah tanaman secukupnya untuk menjaga kelembabannya, namun jangan sampai terlalu basah, apalagi terjadi genangan,
  • Tempatkalnah Tabulampot pada ruangan terbuka dan dapat disinari matahari sepanjang hari.

Perawatan Tabulampot buah Naga

  • Selalu awasi tabulampot, jika dalam waktu 2 minggu ada tanaman yang tidak berhasil tumbuh atau mati, maka gantilah dengan bibit yang baru.
  • Siram tanaman dengan air secukupnya secara teratur setiap hari hingga usia tanam mencapai 6 bulan.
  • Kemudian intensitas penyiraman dikurangi menjadi seminggu sekali. Ketika musim kemarau datang, siramlah tanaman 5 hari sekali saja. Dan ketika kuncup sudah mulai mekar, penyiraman menjadi 2 minggu sekali.
  • Agar tanaman tumbuh optimal, lakukanlah pemangkasan secara teratur untuk memicu pembentukan cabang baru. Pemangkasan dilakukan setelah menginjak usia 3 bulan. Pangkas ujung batang tabulampot buah naga, agar tidak lebih tinggi dari 60 cm.
  • Ketika menginjak usia 6 bulan, jaga agar tanaman tidak lebih dari 140 cm. Pada setiap batang, akan tumbuh 3-4 tunas baru. Pangkas dan sisakan satu tunas saja, pilih yang paling baik diantaranya.
  • Pemupukan lanjutan diperlukan agar unsur hara dalam tanah tercukupi untuk menutrisi tanaman secara optimal. Pemupukan dilakukan setiap bulan dengan pupuk NPK (16–16–16) sebanyak 6 gram per tabulampot.

Demikian beberapa langkah yang harus anda lakukan dalam budidaya buah naga dengan media pot.

Tags:
author

Author: 

One Response

  1. Manfaat Serta Jenis Buah Naga - Jalur Budidaya10 bulan ago

    […] putih, orange, Putih dan kuning. Pembagian varian buah naga ini berdasarkan dari warna kulit luar buah naga dan bagian daging buah naga.Buah naga ini populer baik di dalam negeri dan luar negeri, Rasanya […]

    Reply

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.