Cara Membuat Hidroponik Dengan Botol Bekas

Jalurbudidaya.com – Meskipun hidroponik merupakan teknik menanam yang mengandalkan media air, tetapi jumlah air yang dibutuhkan untuk teknik hidroponik ini lebih sedikit dibanding jumlah air yang digunakan untuk bercocok tanam dengan media tanah.

Oleh karena itu, teknik membuat hidroponik dengan botol bekas sering digunakan untuk menanam tumbuhan di daerah yang jumlah pasokan airnya tidak terlalu banyak. Anda pun bisa menggunakan teknik ini untuk menghemat sekaligus ramah lingkungan karena menghemat biaya dan pemakaian air yang letaf sedikit.

Nah, kali ini Bacaterus akan membagikan cara bertanam hidroponik dengan menggunaan botol bekas sebagai sarana untuk menanam tanamannya. Keunggulan dari cara menanam ini adalah biayanya cukup terjangkau dan prosesnya sangat mudah.

Ya, selain dapat digunakan untuk membuat vas bunga, botol bekas juga bisa kita manfaatkan untuk membuat pot hidroponik. Selain menghemat biaya, kita juga secara tidak langsung telah menjaga lingkungan dari limbah plastik yang berbahaya. Sebelum membuatnya, mari siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan berikut ini:

Hydroponic Botol Bekas Sederhana

 

Alat:

  1. Botol plastik air mineral bekas,
  2. Gelas plastik bekas air mineral,
  3. Jerigen plastik bekas minyak goreng,
  4. Kain untuk sumbu (kain panel lebih bagus)
  5. Nutrisi hidroponik.
  6. Media tanam (rocwool, arang sekam, kerikil, pasir malang, pecahan bata merah).

Kita bisa melihat betapa sederhananya bahan yang dibutuhkan. Bahkan kebanyakan besar dari barang bekas. Jadi menanam model hidroponik sederhana ini selain kita bisa mendapatkan tanaman sayuran yang sehat dan subur, kita juga bisa memanfaatkan barang barang bekas. Sehingga botol bekas, jerigen bekas dan gelas plastik bekas yang mestinya dibuang dan menjadi limbah ternyata masih bisa diambil manfaatnya.

Hidroponik Dengan Sumbu Dengan Botol Bekas

Cara membuat hidroponik sumbu / hidroponik wick :

1. Potong botol menjadi 2 bagian. (atas dan bawah)

botol plastik hidroponik
2. Lubangi bagian atas (daerah leher botol) untuk pemasangan sumbu dan aliran udara
3. Pasang sumbu pada bagian bawah botol


4. Masukkan bagian atas botol ke bagian bawah botol dengan cara dibalik.

botol bekas hidroponik sederhana
5. Isi bagian atas botol dengan media tanam (bisa rockwool, spon, sekam bakar atau pecahan bata merah). Pilih saja mana yang paling mudah didapat. Karena fungsi media ini hanya untuk pijakan akar agar tidak rebah.
6. Tanam bibit atau taburkan 2-3 biji bibit tanaman ke dalam media tanam.

botol plastik hidroponik Sederhana
7. Siram dengan larutan nutrisi hidroponik.
8. Simpan di tempat yang tidak terkena hujan tetapi masih bisa mendapat sinar matahari.

Membuat Larutan Nutrisi Hidroponik
Bahan:

  • Pupuk Urea…………………………………………….1000 gr.
  • Pupuk KCL …………………………………………… 1000 gr.
  • Pupuk NPK …………………………………………… 1000 gr.
  • Pupuk daun Gandasil ( Growmore ) ……………. 50 gr.

Peralatan:

  • Ember bervolume 20 Liter.
  • Drum plastik bervolume 100 liter
  • Timbangan digital
  • Alat pengaduk
  • Air sumur, air sungai,
  • Air PAM tidak diperkenankan kecuali yang sudah diendapkan selama 7 – 10 hari.

Cara membuat:

  1. Masukkan semua bahan yang telah ditimbang ke dalam ember volume 20 liter.
  2. Tuangkan air sumur sebanyak 20 ltr ke dalam ember tersebut sedikit demi sedikit sambil diaduk – aduk lanjutkan pengadukan hingga air mencapai volume 20 liter dan tidak ada lagi pupuk yang masih mengkristal (tidak ada endapan)
  3. Tuangkan larutan pekatan tadi ke dalam bak penampungan volume 100 liter.
  4. Kucurkan air sumur kedalam bak penampungan sambil diaduk – aduk hingga penuh (mencapai volume 100 liter).
  5. Larutan Nutrisi siap digunakan.

Semoga bermanfaat artikel hidroponik dengan botol bekas, buat sobat yang ingin mencoba menanam menggunakan hidroponik memanfaatkan barang bekas yang ada di sekitar kita. selain sayuran kita juga bisa menanam buah-buahan menggunakan sistem hidroponik contohnya seperti semangka hidroponik, melon hidroponik. Selamat mencoba

Tags:
author

Author: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.