Cara Pembuatan Bibit Budidaya Buah Naga

Jalurbudidaya.com – Proses pembibitan adalah faktor penting dalam budidaya buah naga. Karena kualitas bibit akan menentukan hasil buah naga dan juga kelangsungan hidup. Pohon buah naga dapat di kembangbiakkan dengan dua cara yaitu menggunakan metode generatif menggunakan cara penyemaian biji buah dan juga bisa dibudidayakan dengan menggunakan metode stek atau vegetatif.

gambar Pohon buah naga

Cara Membuat Bibit Buah Naga

Pembibitan Dengan Metode Vegetatif

Pembibitan buah naga dengan metode stek dapat di lakukan dengan  memotong pohon yang mempunyai tinggi minimal 100 cm hingga 120 cm. Pemotongan cabang tersebut jangan dilakukan pada bagian pangkal namun sisakan sekitar 20-25% dari pangkal, agar nantinya dapat tumbuh tunas dan berbuah kembali.

Potong batang sepanjang 20 cm hingga 25 cm atau minimal memiliki 4 mata tunas dengan ujung dipotong rata, bagian bawah yang menghadap ke tanah dipotong meruncing agar dapat merangsang pertumbuhan akar nantinya.Selanjutnya rendam batang stek tersebut dengan cairan fungisida untuk mencegah pertumbuhan jamur pada batang stek. Jika semuanya sudah selesai, tanam batang stek buah naga dalam polybag atau pot yang telah diberi media tanam.

Gambar bibit buah naga Metode Stek

Keunggulan Menggunakan Metode Stek

  • Tak terkendala musim/waktu
  • Individu baru mempunyai umur yang sama dengan induknya sehingga cepat berbuahah
  • Individu baru mempunyai sifat yang sama dengan induknya
  • Bisa memperbanyak secara kontinyu

Kekurangan Menggunakan Teknik Stek

  • Lebih Rumit dibandingkan dengan biji
  • Harus memiliki Pohon Induk
  • Lebih mahal dibandingkan biji
  • Perakaran lebih lemah dibandingkan biji

Pembibitan Dengan Metode Generatif

Kelebihan perbanyakan tanaman secara generatif ini antara lain :

  • Tanaman yang dihasilkan memiliki perakaran yang kuat.
  • Biaya yang dikeluarkan relatif murah.
  • Umur tanaman akan lebih lama.
  • Dapat menghasilkan varietas-varietas baru, yaitu dengan cara menyilangkan.

Gambar Metode Generatif

Kelemahan perbanyakan tanaman secara generatif antara lain :

  • Tanaman baru yang dihasilkan belum tentu memiliki sifat yang sama dengan induknya.
  • Varietas yang baru muncul belum tentu lebih baik.
  • Waktu berbuah lebih lama.
  • Kualitas tanaman baru diketahui setelah tanaman berbuah.

Berikut langkan pembibitan buah naga dengan metode generatif:

  • Buah naga yang sudah masak, usahakan berlabel grade A+ bisa Anda dapatkan di supermarket atau toko buah terdekat. Buah naga berlabel grade A+ ini tentunya agar bibit yang di hasilkan memiliki vitalitas yang tinggi, bibit unggul, dan juga buah yang bagus. Saya sarankan dalam memilih jenisnya, pilihlah buah naga yang isinya berwarna merah fanta.
  • Ambil biji buah naga dengan cara mengupas dan mengambil dagingnya, biji buah naga ini sangat banyak sekali, Anda dapat mencobanya separuhnya saja atau kesemuanya. Hal ini tergantung kebutuhan, jika memang di butuhkan banyak maka lebih bagus untuk semuanya saja, selain itu peluang tumbuhnya juga semakin besar.
    Siapkan air bersih di dalam ember, lalu masukkan biji buah naga kedalam air tersebut, kemudian remas-remas sehingga biji berpisah dengan dagingnya. Selanjutnya untuk memisahkan bisa menggunakan saringan teh, ulang sampai beberapa kali sehingga biji bersih dari dagingnya. Hal ini untuk mengantisipasi pembusukan biji saat di tanam.
  • Langkah ke empat, masukkan beberapa biji-biji buah naga kedalam media penyemaian, media bisa menggunakan kapas/kapuk yang di masukkan kedalam gelas bening atau bekas gelas air mineral.
    Basahi media penyemaian dengan air bersih secukupnya, jangan sampai kelebihan, cukup basah saja kapas/kapuknya.
  • Tutup gelas tersebut dengan plastik dan di ikat dengan tali atau karet, hal ini mencegah bakteri atau semut masuk yang akan menggagalkan biji buah naga tumbuh.

Tempatkan media tersebut pada area yang sejuk, dan tunggu setidaknya 5-10 hari biji-biji buah naga akan berubah menjadi tunas dan tumbuh, jika sudah tumbuh besar dapat di pindahkan di polybag/baglog dan kemudian setelah usia 3 minggu dapat di tanam pada area yang di inginkan

Demikian cara pembibitan buah naga yang baik guna menunjang keberhasilan dari budidaya buah naga yang akan anda lakukan.

Tags:
author

Author: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.