Kebutuhan Nutrisi Ikan Koi

Jalurbudidaya.com – Jenis makanan yang Anda berikan kepada Koi dan jumlah yang Anda tawarkan akan bervariasi menurut ukurannya. Mayoritas makanan dan Nutrisi Ikan Koi memiliki basis sereal dengan bahan-bahan yang berbeda ditambahkan baik untuk meningkatkan warna atau membantu pencernaan. Pilih ukuran makanan yang cukup kecil untuk dimakan oleh ikan terkecil di kolam; kalau tidak mereka bisa mati karena kelaparan. Jika Anda menyimpan Koi yang sangat kecil dengan yang lebih besar, tawarkan campuran bahan makanan besar dan kecil, tetapi selalu pastikan bahwa ikan muda cukup diberi makan.

pakan impor ikan koi

Sebagian besar makanan Koi datang dalam dua bentuk: mengambang dan tenggelam. Koi adalah ikan bawah-makan dan karena itu, lebih cocok untuk menenggelamkan makanan. Ini dilakukan dengan mengompres makanan melalui die pada tekanan tinggi. Makanan ini disatukan dengan lemak dan, sekali lagi, membutuhkan waktu lama untuk dibasahi dengan air dingin. Kerugian dengan mengandalkan jenis makanan ini adalah bahwa Anda akan kehilangan melihat makan Koi Anda.

Pakan Ikan Koi

Untungnya, Koi akan mengambil makanan dari permukaan – bahkan, Anda bahkan dapat menjinakkan Koi untuk memberi makan dari tangan Anda – dan makanan khusus yang diperluas (berongga) telah diformulasikan untuk tujuan ini. Ini adalah uap yang dimasak untuk membuat kulit terluar, yang melindungi partikel makanan dari kejenuhan untuk sementara waktu. (Setelah air kolam melarutkan cangkang, makanan akan tenggelam.) Keuntungan lain dengan makanan terapung adalah mudah dilihat ketika Koi sudah cukup makan. Berhati-hatilah saat memberi makan jenis yang tenggelam – makanan yang tidak dimakan dapat dengan mudah lewat tanpa pengawasan, terutama dalam air yang keruh.

Berikan cukup makanan sehingga setelah lima menit semuanya sudah dimakan. Pada peternakan Koi di musim panas, Koi yang lebih kecil (yaitu di bawah 15-20 cm / 6-8in panjang) diberi makan lima persen dari berat badan mereka per hari, di mana-seperti besar Koi matang (yaitu lebih dari 20cm / 8in panjang) hanya diberi makan dua persen. Nilai gizi makanan Koi dihitung berdasarkan berat dan bukan berdasarkan volume. Biasanya, 1kg (2.21b) makanan ikan akan meningkatkan pertumbuhan Koi dengan 500gm atau bahkan 700gm dalam kondisi yang menguntungkan. Di musim dingin, sediakan makanan berbasis biji gandum secara pemeliharaan, untuk menjaga agar fungsi-fungsi tubuh terus berdetak, karena terlalu dingin bagi Koi untuk tumbuh. Biji gandum juga merupakan sumber Vitamin E. Persyaratan umum pada gizi pakan koi akan kami uraikan dibawah ini :

PROTEIN

Protein adalah komponen utama dalam pakan koi yang sangat penting untuk pertumbuhan. Setiap sel pada makhluk hidup termasuk koi terbuat dari protein, bahkan sel darah merah dan sel darah putih pun terbuat dari protein. Protein juga sangat penting untuk membuat jaringan sel baru dan enzim. Koi muda usia 0 – 2 tahun membutuhkan pakan dengan kadar protein tinggi, hal ini untuk pembentukan jaringan dan pertumbuhan, 40% kandungan protein pada pakan adalah angka yang sering dianjurkan para ahli nutrisi koi. Sedangkan koi usia lebih tua membutuhkan protein dengan kadar lebih rendah, sekitar 30% – 35%. Sumber utama protein bagi pakan ikan adalah tepung ikan dan tepung kedelai.

LEMAK (Fat)

Lemak (fat) atau lipid adalah sumber energi primer bagi koi. Lemak juga membantu daya apung Koi. Dalam jumlah yang terukur, yakni 3% – 10%, lemak akan sangat baik untuk kesehatan koi. Tapi…kalau terlalu banyak (lebih dari 10%) akan menyebabkan kenaikan berat badan dan membahayakan hati. Sedangkan terlalu sedikit lemak (dibawah 3%) akan membahayak jantung. Sumber lemak untuk pakan koi bisa dari gandum, tepung ikan, atau minyak jagung. *KoiforDummies (R.D. Bartlett, Patricia Bartlett).

KARBOHIDRAT (Carb)

Karbohidat adalah salah satu sumber energi utama bagi koi. Kadar karbodidrat yang dianjurkan adalah 30 %- 40%. Hindari makanan koi yang terbuat dari beras, gandum, dan jagung – karena mengandung terlalu banyak karbohidrat. Sebaliknya, karbohidrat yang berasal dari sayuran dan buah-buahan lebih baik karena banyak mengandung fiber (serat), serat membantu daya serap nutrisi pada sistem pencernaan koi. Jika koi kekurangan karbohidrat, mereka akan memecah protein yang menghasilkan lebih banyak amonia dan berbahaya bagi kolam filter karna akan menyebabkan bom amonia.

SERAT (Fiber)

Serat atau fiber membantu pencernaan koi dengan memperlancar penyerapan nutrisi. Namun terlalu banyak makanan mengandung serat juga tidak baik karna akan terdapat banyak kotoran di kolam (terutama untuk kolam filter). Komposisi yang dianjurkan adalah 5% kandungan serat dalam pakan koi. Sumber serat pada pakan bisa berasal dari gandung, jagung, oats dll (pokoknya yang berasal dari tumbuh-tumbuhan).

VITAMIN

Seperti halnya pada manusia. Koi juga membutuhkan vitamin. Vitamin A, B, C, D, dan K sangat penting bagi pertumbuhan Koi terutama Koi yang masih muda. Fungsi utama vitamin adalah pencegahan penyakit.

MINERAL

Mineral seperti zat besi, tembaga, yodium, dan magnesium sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan koi. Pemberiannya bisa melalui pakan atau bisa langsung ke air kolam. Pastikan kebutuhan mineral koi kita terpenuhi untuk menghindari penurunan nafsu makan dan ketidakseimbangan pertumbuhan. Mineral seperti kalsium dan fosfor penting untuk pembentukan dan kekuatan tulang. Magnesium dibutuhkan untuk fungsi metabolisme ikan. Kalium dan natrium diperlukan untuk fungsi saraf.

ZAT PENINGKAT WARNA (Colour Enhancement)

Salah satu point penting dalam menilai koi adalah kebersihan kulit dan kecerahan/ketajaman warna. Dan untuk meningkatkan warna koi, kita dapat memberi pakan yang mengandung udang, chlorella, plankton, kelopak marigold, dan terutama spirulina. Spirulina khususnya akan membuat koi menjadi lebih merah, warna oranye yang lebih oranye, dan kuning menjadi warna emas yang indah.

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.