Trik Budidaya Ikan Gurame Cepat Besar

Jalurbudidaya.com – Budidaya ikan gurame merupakan salah satu budidaya ikan air tawar paling menjanjikan. Permintaan ikan gurame di pasaran menjdikan bisnis ini mempunyai prospek yang sangat bagus. Di samping itu harga dari ikan gurame juga cenderung stabil yaitu di kisaran 30 – 50 ribu rupiah.

 

Gambar Budidaya ikan gurame

 

Tertarik untuk mencoba bisnis budidaya ikan gurame? beberapa cara untuk membesarka ikan gurame saat ini yang metode yang di kembangkan. Seperti membudidayakan ikan gurame di kolam tanah, kolam beton, kolam terpal. Ikan gurame memang dapat hidup diberbagai tempat. Tapi, tetap saja kondisi lahan atau lokasi sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya. Ada beberapa faktor yang penentu kualitas lahan antara lain kondisi tanah, suhu air, keasaman air, oksigen dan tingkat kesuburan air.

Cara Budidaya Pembesaran Ikan Gurame

Syarat pemilihan lokasi agar gurame dapat hidup dengan baik:

  • Ketinggian air 20-500 m dpl
  • pH ideal 6,5 sampai 7 dengan kesadahan 7 HD
  • Suhu 25-28 C
  • Jenis tanah berstektur liat yang gembur dengan kandungan pasirnya 40%
  • Oksigen yang memadai
  • Air yang kaya mineral dan zat-zat hara

Pendederan I dilakukan ketika ketika gurami berbobot 10 – 15 g/ekor, berikut ketentuan-ketentuannya:

  • padat tebar 100 ekor/m2
  • ukuran benih 1 cm
  • pakan 20% berat badan
  • pemberian pakan 2 kali/hari
  • waktu pemeliharaan 20 hari

Pendederan II dilakukan ketika gurame berbobot 15 – 30 g/ekor, berikut ketentuan-ketentuannya:

  • padat tebar 80 ekor/m2
  • ukuran benih 2 cm
  • pakan 20% berat badan
  • pemberian pakan 2 kali/hari
  • waktu pemeliharaan 30 hari

Pendederan III dilakukan ketika gurami mencapai bobot 30 – 50 g/ekor, berikut ketentuan-ketentuannya:

  • padat tebar 60 ekor/m2
  • ukuran benih 4 cm
  • pakan 10% berat badan
  • pemberian pakan 3 kali/hari
  • waktu pemeliharaan 40 hari

Pendederan IV dilakukan ketika gurame sudah berbobot 150 g/ekor, berikut ketentuan-ketentuannya:

  • padat tebar 45 ekor/m2
  • ukuran benih 6 cm
  • pakan 5% berat badan
  • pemberian pakan 3 kali/hari
  • waktu pemeliharaan 40 hari

Luas kolam pendederan yang dipakai 50-100 meter persegi. Kolam pendederan harus dikeringkan terlebih dulu hingga muncul retakan-retakan tanah. Setelah itu, kolam dipupuk dengan kotoran ayam sebanyak 300 g/m2 ditambah TSP dan urea masing-masing 8-10 g/m2. Selain dipupuk, kolam juga ditebari kapur sebnyak 25 g/m2. Pupuk dan kapur tersebut ditebarkan merata ke dasar kolam terutama di bagian pemasukan air. Kemudian kolam diisi dengan air dengan ketinggian 60-80 cm. biarkan selama lima hari, kemudian ketinggian air dapat ditambah hingga mencapai 1 m

Setelah kolam siap, benih ditebar pada pagi atau sore hari untuk mencegah stres. Sebelum ditebar, benih diadaptasikan terlebih dulu dengan air kolam. Caranya, biarkan wadah mengapung di permukaan air kolam sehingga terjadi penyesuaian suhu. Setelah itu, buka wadah agar benih keluar dengan sendirinya dan masuk ke kolam. Langkah adaptasi ini perlu dilakukan agar gurami tidak stres ketika masuk kolam baru.

Gambar Budidaya ikan gurame

Pemberian pakan disesuaikan dengan ukuran atau umur benih. Ikan gurami di pendederan dapat diberi pakan berupa tepung dan pelet terapung yang jumlahnya tergantung pada besarnya benih. Misalnya bobot benih 10 g dapat diberikan pakan tepung berkadar protein 36%, sedangkan benih 10-50 g diberi pakan pelet dengan diameter 2 mm yang berkdar protein 26%. Jika bobot ikan lebih dari 50 g diberi pelet berdiameter 3 mm dengan kadar protein 26%. Jumlah dan frekuensi pemberian pakan disesuaikan dengan ukuran benih. Misalnya untuk benih gurami ukuran kecil di bawah 50 g/ekor diberi pakan 4% dari bobot badannya, dengan frekuensi 4 kali sehari. Gurami ukuran di atas 50 g/ekor diberi pakan 3% dari bobot badannya, dengan frekuensi 3 kali sehari.

Pakan buatan berupa pelet yang mengandung 25% protein diberikan setiap harinya sebanyak 1% dari total bobot benih. Frekuensi pemberiannya 2-3 kali, yakni pukul 07.00, 11.00, dan 13.00. Sementara itu, pakan tambahan yang diberikan berupa daun sente. Pakan tambahan ini diberikan setiap hari pada pukul 17.00 sebanyak 10% dari total bobot benih.

Setelah ikan mencapai berat untuk dikonsumsi, saatnya pemanenan dilakukan. Pemanenan ikan gurame sebaiknya dilakukan di pagi hari antara pukul 05.00 – 08.00 agar ikan tetap segar dan tidak stres.

Demikian rangkaian cara budidaya ikan gurame yang dapat kami sampaikan, Selamat mencoba dan semoga sukses

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

One Response

  1. mengatasi Penyakit Ikan Gurame - Jalur Budidaya10 bulan ago

    […] menunjang keberhasilan budidaya ikan gurame lakukan pengcekan kesehatan ikan gurame secara berkala adalah salah satu kunci sukses dalam […]

    Reply

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.